Detail Cantuman Kembali

XML

PENGARUH WAKTU PENGADUKAN TERHADAP UKURAN NANOPARTIKEL MELOKSIKAM YANG DIBUAT MENGGUNAKAN METODE SOLVEN-ANTISOLVEN (PENELITIAN INI DILAKUKAN DENGAN PENAMBAHAN STABILIZER HPMC 44000 cps DAN KECEPATAN PENGADUKAN 380 rpm)


Obat yang termasuk dalam Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II mempunyai kelarutan rendah dan permeabilitas yang tinggi. Meloksikam merupakan salah satu obat golongan NSAID yang termasuk dalam BCS kelas II. Meloksikam digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis, osteoarthritis, ankylosing spondylitis, gejala rheumatoid arhritis termasuk nyeri, kaku, dan inflamasi. Upaya untuk meningkatkan kelarutan meloksikam dalam air salah satunya dengan dibentuk menjadi nanopartikel. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh waktu pengadukan untuk membentuk nanopartikel meloksikam yang dibuat menggunakan metode solven-antisolven dengan penambahan HPMC sebagai stabilizer pada kecepatan 380 rpm. Penelitian ini dilakukan dengan metode solven-antisolven dimana meloksikam yang dilarutkan dalam PEG 400 diteteskan kedalam antisolven yaitu aquades yang sudah dicampur dengan HPMC sebagai stabilizer. Selanjutnya larutan disonikasi dan ditambahkan antisolven sampai larutan menjadi jernih kemudian dilakukan pemeriksaan ukuran partikel menggunakan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil pemeriksaan ukuran partikel menunjukkan adanya perbedaan ukuran partikel yang signifikan antara waktu pengadukan 15 menit dan 45 menit (p
SITI NUR AZIZAH - Personal Name
6B.S-Far Azi p 40-19
6B.S-Far
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xvi, 62p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...